Pengikut

Rabu, 18 Agustus 2010

Merry Go Round! Pt.1

7-Justice tale: Mery Go Round pt.1

Part 1: Prologue

Apakah yang kalian pikirkan tentang Merry Go Round? Sebuah permainan kuda-kudaan konyol yang kau mainkan saat kecil kah? Ataukah permainan dimana kau menaiki kuda-kudaan dan kuda itu akan berputar? Ya, benar. Itulah Merry Go Round yang asli.

Sayangnya, Merry Go Round yang dimaksud bukanlah Merry Go Round seperti di atas. Melainkan sebuah penemuan yang diciptakan oleh Prof. Fajrin beserta ketiga asistennya. Penemuan ini tak digunakan untuk hal-hal berbau ilmiah. Sang profesor yang notabene bosan mengarungi dunia sains yang tak terbatas, iseng menciptakan alat hiburan macam Merry Go Round ini.

Sekilas, Merry Go Round ciptaaannya memang mirip dengan Merry Go Round di taman bermain. Berdanya, jika biasanya Merry Go Round asli menggunakan kuda-kudaan, maka Merry Go Round ini menggunakan kursi dan penutup kepala macam alat steam di salon-salon.

Alat ini juga termasuk alat hiburan terbatas, karena hanya orang yang dipilih yang bisa mencobanya. Bekerja menggunakan tenaga alam, penemuan ini tak memakai sedikit pun listrik yang sekarang sang at mahal. Benda berkapasitas belasan pemain ini diawasi oleh layar besar dan tombol-tombol selaku pengaturnya.

Bisa dibilang, Merry Go Round adalah mesin game. Bemrain Merry Go Round hampir sama dengan bermain game, hanya saja kita tak memerlukan joystick atau tek-tek bengek macam apapun. Hanya tinggal duduk manis, membiarkan penutup kepala macam steam rambut itu menutup, dan permainan dimulai!

Game yang dimaksud di sini sebenarnya juga bukan game. Melainkan dongeng-dongeng klasik dengan si pemain sebagai tokoh yang bermain di dongeng itu. Misalnya, sang profesor memilih dongeng Cinderella, maka si pemain akan berlakon sesuiai kisah Cinderella. Permainan selesai, apabila dongeng itu juga selesai dan sukses pula.

Pada tiap dongeng yang dilakonkan, ada tokoh utama dan tokoh figuran. Tokoh utama ini sendiri dipilih secara acak, tak mengenal laki-laki maupun perempuan. Jadi, bila laki-laki yang terpilih menjadi tokoh utama dalam dongeng Cinderella, maka laki-laki itu menuntaskan perannya hingga sukses.

Dan hanya tokoh utama saja yang kepribadiannya tetap seperti kepribadian sehari-harinya. Tokoh sisanya akan berkepribadian layaknya tokoh yang mereka perankan.

Tokoh utama adalah tokoh yang paling sibuk. Ia masih bisa berkomunikasi dengan profesor yang mengawasi jalannya permainan. Tokoh utama juga akan mendapat misi yang disampaikan melalui kertas yang akan muncul secara tiba-tiba dan entah berasal dari mana.

Tokoh utama juga memegang kunci permainan. Jika tokoh utama tidak serius, maka permainan akan berlangsung hingga tokoh utama serius dan cerita selesai dengan mulus.

”Kita harus mengundang beberapa anak untuk mencoba ini,” papar prof.Fajrin seraya mengusap janggutnya. Eh, nggak deng. Masih muda dia, nggak punya jenggot.

”Setuju, biar Abbie aja yang mengundang,” Faisal menunjuk cowok endut di belakangnya. Ia adalah asisten prof.Fajrin. ”Kok gua?!” Abbie menunjuk mukanya sendiri.

”Kalo nggak mau, gua aja,” sesosok makhluk tak berleher muncul dari balik pintu dengan sfx horor. Eh, nggak pake sfx horor deh, pakenya sfx boneka barbie. Makhluk tak berleher itu bernama Bagaskara(ng). Asisten prof.Fajrin yang lain.

”Oke, ditunggu besok,” prof.Fajrin mengacungkan jempolnya yang dikasih plester motif beruang.

Sementara itu, tak jauh dari laboratorium tempat prof.Fajrin dkk. berada, dua sosok makhluk nampak membisu di sofa kulit yang elegan.

”Gua nggak bisa terima ini!” seorang diantaranya berdiri. Mengepalkan tangan di udara dengan ekspresi mendukung. ”Gua nggak bisa terima!” orang itu mengembalikan kotak berwarna putih ke orang yang satu lagi.

”Profesor..” gumam Fakrie seraya menerima kotak putih yang disodorkan prof.Afif.

”Jelas gua nggak bisa terima! Masa lu beliin gua kaos yang gambarnya Upin-Ipin!” Afif mencak-mencak, Fakrie mengkeret. ”Abis profesor, nggak ada motif yang lain! Ya masa gua beliin yang motifnya power rangers!” kilah Fakrie beralasan.

”Aaaaah~! Kenapa nggak lu beliin yang motif itu! Gua ngefans banget tau ama power rangers!” bentak Afif gregetan.

Prof. Afif, rival prof. Fajrin yang gondro-salah. Rival prof. Fajrin yang berambut tipis itu sedang marah dengan asistennya, Fakrie lantaran kaus yang dibelikan Fakrie tidak berkenan di hatinya.

Fakrie manyun. “Udah ah! Lebih baik bahas aja tuh si Fajrin yang baru aja bikin alat ilmiah baru!” usulnya kesal.

Tiba-tiba mata Afif membulat, menatap mata Fakrie yang nyaris ngilang dengan tajam (setajam silet!) dan menusuk. Mulutnya ternganga, namun segera dikatupkan begitu lalat besar nangkring di pundaknya.

”UUUAAPHAAAAA?!” pekiknya tak percaya dengan nada hiperbolis. ”Nggak usah pake kuah kaleeeeee,” sungut Fakrie mengelap wajahnya yang basah.

”Gua nggak bisa terima ini! Tidak bisa!” lagi-lagi, profesor berambut tipis itu mengepalkan tangannya di udara dengan ekspresi sendu bak Rhoma Irama. ”Gua nggak bisa terima! Kenapa cebol itu bisa menciptakan satu hal yang lain, sementara kita belum?!”

Di laboratoriumnya, prof. Fajrin bersin entah kenapa.

”Beirsik!” seseorang mendobrak pintu. Mukanya yang cemberut, dan suaranya yang agak cempreng menggelegar di laboratorium prof. Afif yang berantakan akan alat-alat ilmiah. Afif dan Fakrie mengkeret, Dika, orang itu bertolak pinggang.

”Siapa yang bilang cebol?” tanyanya dengan suara bergetar menahan amarah. ”D-dia!” serentak Afif dan Fakrie menunjuk satu sama lain.

”Nggak tau ah! Pokoknya, kalo ada yang ngomong ’cebol’ lagi, nggak dapet jatah makan!” Dika berlalu. Koki handal namun cebol itu memang mengabdi pada Afif, namun ia sudah seperti ’majikan’nya Afif saja. Namun siapa yang mau menolak masakannya yang begitu lezat?

”Lu sih!” Afif dan Fakrie menuding satu sama lain. Fakrie melipat kedua tangan di depan dada, Afif mendelik. ”Udah deh, sekarang, ikuti rencanaku mengacaukan sistem Merry Go Round-alat temuan baru-prof.cebol itu! Fufufufu...” dua tanduk merah mulai keluar perlahan dari kepala Fakrie, sementara Afif mendecak.

Sekali lagi, Fajrin bersin tanpa sebab di laboratoriumnya.

--------------------------        -----------------------

Bagaimana nasib Merry Go Round tersebut?

Dapatkah seseorang menghentikan rencana Fakrie dan Afif?

Bagaimana kisah selanjutnya?

Ikuti terus cerita ini!

c u

regards,
Nadhila Fajriani Putri

(P.S: oke, silahkan anak 7J melempari gua dengan tomat. Terutama untuk Afif dan Fakrie, silahkan lempari gua I-Phone. Huahahahahaha! :P)





AKATSUKI!

Akatsuki.

Ya, organisasi kejahatan berlambang awan merah ini adalah nama organisasi yang paling ditakuti di dunia Naruto. Beranggotakan 10 orang yang memiliki kemampuan berbeda, Akatsuki menjadi organisasi terkuat da terjahat di Naruto yang diciptakan Masashi Kishimoto.

Gua mau cerita sedikit tentang Fanfiction, namun tentang Akatsuki.

Siapa bilang Akatsuki menakutkan, eh? Justru, di situs berslogan ‘Unleash Your Imagination’ ini, Akatsuki selalu dijadikan bulan-bulanan para author untuk dinistakan.

Akatsuki biasanya, di genre humor selalu dinistakan, alias di OOC-out of character-kan.

Mayoritas, para author meng-OOC-kan Akatsuki sebagai berikut:

1st Member: Pein/Pain

Description: Pein adalah Leader-sama di Organisasi (nista) bernama Akatsuki. Di dunia fandom FFn, Pein sering dicap sebagai bokepers, ngeres. Biasa dipasangkan dengan Konan. Pada salah satu FanFic berjudul ’Akatsuki Main Baseball?’ Pein diceritakan sebagai Leader yang selalu melindungi Pierching pada wajahnya. Paling sering diolok menggunakan Pierching dan majalah por-piiiip-nya.

2nd Member: Konan

Description: Gadis berambut biru yang sering dibulan-bulankan author dengan kertas. Ya, masak kertas lah, makan kertaslah, bikin origami lah. Dan sebagainya. Selalu menjadi ‘korban’ Pein di banyak FanFic, walaupun tidak semua. Terkadang, para author biasa membuat Konan menjadi ganas, dengan mengancam anggota lain dengan ‘So*omi-pakai-kertas’. Satu-satunya kaum hawa di Akatsuki.

3rd Member: Tobi/Madara Uchiha.

Description: Tokoh yang paling dihancurkan imagenya oleh para author. Dengan membuatnya selalu mengatakan ’Tobi-anak-baik’. Dan Ia pun juga sering dicap penggemar lolipop. Disebabkan topeng nyentriknya yang bermotif putar-putar layaknya lolipop. Juga sering diceritakan sebagai cowok idiot.

4th Member: Deidara

Description: Seorang manusia yang sering dicap sebagai waria tak-jelas-gender. Kayaknya, lirik lagu Paramore-Decode yang: ’what kind of man that you are? if youre man at all’ cocok banget buat dia. Sosok yang selalu dibuat author menggunakan ‘un’ di akhir kalimatnya. Dan selalu di cap sebagai uke, walau kebanyakan author membuatnya menolak dicap sebagai uke.

5th Member: Sasori

Description: Para author sering mencak-caknya dengan hobi bermain barbie, boneka cewek. Terkadang author pun sering membuatnya dan Tobi berebutan Deidara. Walaupun terkadang cowok bertampang babyface ini sering dipasangkan dengan Sakura dan Konan, ada saja ide gila author untuk menistakannya. Karena keimutannya, ada beberapa author yang jarang menistakannya.

6th Member: Hidan

Description: Tokoh yang sering disebut sebagai pengikut aliran sesat, yang sering disebut Dewa Jashin. Terkadang, suka dicak-cakan author sebagai anggota Akatsuki paling alim, karena sering berdoa dengan dewa Jashin. Beberapa author maupun readers menyukainya karena beberapa menganggapnya ’hot’ (well, just like me! =)). Biasa dipasangkan dengan Kakuzu.

7th Member: Kakuzu

Description: Tokoh pecinta uang nan kere yang sering dicap author sebagai mata duitan, rentenir. Entah kenapa, tokoh Kakuzu ini menjadi favorit beberapa anak FFn. Ia juga iasa dicak-cakan dengan jantungnya yang ada lima. Biasa dipasangkan dengan Hidan—entah kenapa. Selalu mendapat dialog maupun adegan yang berhubungan dengan uang, okane.

8th member: Itachi Uchiha

Description: Menjadi favorit para shoujo Author ataupun readers. Padahal, beberapa author penulis FanFic Akatsuki mencapnya sebagai keriputan. Kakek muda. Keriput itu adalah dua garis tak jelas di sekitar wajahnya. Para author pun sering membuatnya brother complex, dengan adiknya Sasuke Uchiha. Walaupun Ia sering dipasangkan dengan Konan maupun Sakura—seperti Sasori—para author tetap menjunjung tinggi penistaan tokoh ini.

9th Member: Kisame Hoshikage

Description: Sering dibuat author menjadi tokoh setengah ikan, setengah manusia. Kisame juga sering dibuat author menjalin ’cinta’ dengan ikan-ikannya. Ia juga sering author buat mencintai sepenuh hati Samehada, yaitu pedang segede gajah yang sering Ia tenteng dan bawa-bawa. Kisame sering di-yaoi-kan dengan Itachi.

10th member: Zetsu

Description: Tokoh yang sering dicap sebagai pecinta alam dan kanibal. Tokoh ini sering dilupakan author karena Ia adalah pendiam. Yang paling sering diolok-olok oleh author, adalah flytrap besarnya yang melindungi setengah bagian tubuhnya. Memiliki dua manusia dalam satu tubuh. Yang dibedakan menjadi Zetsu Hitam dan Zetsu Putih.

Nah, tertarik baca FanFic AKATSUKI? Silahkan buka Fanfiction! Carilah genre humor, maka kau akan mendapatkan fic-fic kocak yang mengocok perut!

Regards,
Nadhila Fajriani Putri.

Senin, 09 Agustus 2010

Masa Orientasi Siswa SMP

Gue mau cerita dikit tentang masa SMP gua. Boleh ‘kan?

Gua sekolah di SMPN 19. Setengah jiwa hampir seret -?- gua mencoba lulus tes di 19. Sakit hati lantaran ditolak mentah-mentah (beuh) SMP Labschool bikin gua kejer dan berniat sekuat tenaga harus keterima di 19.

Sebenernya gua nggak ditolak Labschool sih. Cuma, gua aja yang nggak lulus tes, hehe.

Cot dai. Pokoknya pas gua lulus, gua langsung sujud syukur di rumah. Ya nggak mungkin gua sujud syukur di halaman. Kayak biasa, kalo masuk SMP pasti ada MOS. Yaudah, dengan itu gua di MOS sama OSIS-OSIS.

Hari pertama, itu tanggal 12 Juli (kalo gua kagak salah).

Udah beberapa hari sebelumnya, OSIS nyuruh siswa kelas 7 buat bikin nametag dengan foto yang beneran aib! Nametagnya sih, nggak susah. Cuma bentuk TV dengan tulisan nama, asal sekolah, dan kelompok. Masalahnya, foto yang aib setengah jiwa itu yang susah!

”Fotonya itu di telepon umum! Yang cewek belah tengah, setengah jongkok sambil senyum lebar!” sabda ketua OSIS ketika itu.

Ya jelas, gua ngebayangin gimana malunya gua kalo foto kayak gitu. Di deket rumah gua, ada telepon umum yang terletak di depan sebuah SMA. Yah, rumah gua emang terletak di depan SMU. Pokoknya, pas itu bokap yang rada pemarah, langsung nyuruh gua ganti baju buat foto di depan telepon umum.

Gua nggak bisa nolak. Bisa dimarahin gua kalo nolak. Dari jendela kamar gua, gua liat, telepon umum itu, oke, sedikit rame. Otak gua langsung ngebayangin gimana jadinya kalo gua foto di sana dengan bumbu diketawain orang.

Maka, pas foto otomatis gua ogah-ogahan. Bahkan, bokap yang udah kesel nggak jadi moto gua dan balik ke rumah. Alhasil, dimarahin bokap lah gua. Nyokap marahin gua, sementara gua pasang muka innocent. Aslinya gua mau nangis tuh, gua emang cengeng, dimatahin dikit nangis KALO DIRUMAH.

Akhirnya, terpilihlah abang (kakak cowok) gua buat ngebantuin gua foto. Walaupun ogah-ogahan, akhirnya gua foto juga. Gua fotot dengan nyengir lebar, tangan menggenggam gagang telepon umum, ditambah tawa dari tukang parkir di depan SMU.

Ternyata, ada balasannya gua bikin bokap kesel.

Kabel USB (atau apalah itu namanya) yang buat masukin foto ke komputer, ilang atau nyrusuk (nah lho!) entah kemana. Abang gua yang udah kesel ama gua, langsung disuruh lagi ama nyokap buat moto gua. Kali ini, gua mencoba senyum terbaik gua. Gua difoto menggunakan HP nyokap.

Nanti fotonya di-copy ke komputer terus dimasukin flashdisk baru dai dicetak 4R.

Si tukang parkir heran ngeliat gua rombongan ama abang gua foto lagi di telepon umum. Dikira gua orang narsis yang mau fotot dimana-mana kali ya? Dengan pose lebih muantaph. Err, kagak juga.

Ulang!

Dengan pose persisi kayak tadi, dan rambut belah tengah yang bikin gua aib nggak ketulungan, foto pun selesai. Gua langsung jalan ke studio (apa sih nama tempat yang buat nyetak foto?) buat nyetak fotot gua 4R. 4R itu berarti nyetak segede foto di album, yang buat si mbak-mbak pejaga counter ngakak ngeliat foto gua.

”Buat MOS mbak,” jelas gua pas mbak-mbak itu ngasih kantong kertas yang isinya 4 lembar fotot 4R itu. Mbak-mbak itu auch, gua jadi keki. Nggak ngucapin makasih, gua ngacir dari studio. Tentu aja udah bayar!

>>>skip time>>>

Pokoknya, besok pas hari pertama MOS, gua dikenalin sama yel-yel yang amat sangat memalukan.

Gua masih inget lirik yel pertamanya. Gini nih:

Mau dibawa kemana? Malunya kita? Dikerjain sama kaka OSIS pada masa Orientasi. Mau dibawa kemana? malunya kita? Aku manis kakanya cantik. Aku keren kakanya gateng. Itu sudah pasti.

Lagu diatas dinyanyiin dengan nada lagu sebuah band lokal yang lirik aslinya gini:

Mau dibawa kemana? Hubungan kita... dst,dll!

Terus, yel-yel keduanya itu gini:

Hei! Kakak-kakak OSIS! yang paling oke, kita lagi orientasi. Hei! Kakak-kakak OSIS! yang paling keren, tolong bimbinglah kami.. Heeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeiiiiiiiii!

Yang ini dinyanyiin pake nada lagunya band lokal yang gini lirik aslinya:

Hei! Yang ada disana! dst.. dll! etc!

Terus, hei yang terakhirnya itu kita harus teriak hei sampe nanti sang OSIS ngebolehin kita stop. Gitulah.

Terus, ada juga salamnya

Selamata pagi kak! Selamat pagi kak! Selamat pagi semua. Merdeka (5X)

Oh ya, di salam OSIS ini gua jadi inget temen sekelas gua yang dikerjain karena lupa bawa nametag. Temen gua yang nama kalo nggak salah Abbie itu dihukum suluh salam OSIS dengan neriakin merdeka sebanyak 19 kali. Ck, miris gua ama dia! Karena mukanya bikin kasian kali, ye? Makannya dikerjain OSIS mulu?

Oh ya, pas MOS, nama kelompok gua Happy Familiy. Itu lho! Happy Familiy yang ada di tipi-tipi!

Yel-yelnya gini neh:

Happy Family! Me versusu Mom! Arrrrrr (menggeram dengan ganasnya)

Yel-yel ini nanti diteriakkin kalo ada OSIS yang masuk ke kelas gua sambil bilang ‘Kelompok apa nih?’

Jadi, sekarang tuh tiap kelas yel-yelnya sesuai dengan nama acara di tipi gitu. Ada yang ceriwis, dst,dll,etc!

>>>skip time>>>

Kita nggak dikerjain parah banget sih. Cuma ada satu kejadian yang bikin gua kesel plus malu setengah jiwa ama seluruh warga sekolah (ea, lebaynya mulai).

Waktu itu, semuanya disuruh ngumpulin 40 tanda tangan kaka OSIS. Gua yang baru dapet 17 otomatis berusaha keras agar dapet 40 tanda tangan itu. Dan kejadian itu terjadi.

Gua menghapiri kakak OSIS yang menurut gua cantik (iyalah orang cewek). Mukanya sih judes dan jutek gitu. Maka dengan sepenuh hati, gua pun menyodorkan nametag gua-minta dia tandan tangan.

”Kakak, bagi tanda tangannya, boleh?” tanya gua dengan suara gua yang gua buat semanis mungkin. Padahal gua yakin kakak OSIS itu ngakak ngedenger suara gua.

Lantas, si OSIS itu ngambil nametag gua sambil bilang, ”Lu mau tanda tangan gua? Nari dulu dong!” serunya lantang. Ck, para OSIS ngomong pake gue-lu ke adek kelas. Lah? adek kelas harus hormat dan adem ayem ama kaka kelas. Cih *ditendang OSIS*

”Nari, kak?” ulang gua kagak ngerti. Aslinya sih, ngerti, Ya, Cuma bikin suasana jadi mirip komik gitu deh!

”Iya, mau tanda tangan gua nggak?” kaka OSIS cantik namun judes itu melabaikan nametag gua. Jangan kak, foto aib saya nanti ketauan. ”Kalo nggak, name tag lu nggak gua balikin,” ancamnya sadis.

Otomatis, gua langsung nari. Dibumbui dengan tawa menggelegar dari orang-orang yang ngeliat gua. Eh, udah gitu, gua nggak dikasih tanda tangan! Ya Allah, kesel banget guaaa!

>>>skip time>>>

Ya pokoknya, MOS itu asik. Kalo lu masuk SMP atau SMA, kagak usah takut di MOS! Kagak dikerjain kok! Lagian, kalo lo beruntung, lu bisa ngeliat ‘pemandangan’ seru tiap di MOS. Yaitu, kakak OSIS yang rupawan! Huahahahahaha

So, c u next time!

Regards,
Nadhila Fajriani Putri



About Me!

Halo semua!

Tulisan pertama di blog pertama gue! Haha, sebenernya gua udah kenal blog sejak lama, setahun lalu malah. Tapi baru kepikiran bikin blog sekarang. Cot, dai. Nama gua Nadhila Fajriani Putri. Biasanya sih, dipanggil Nadhila. Lebih singkatnya Nad atau Dhila. Smua orang bilang, gua cerewet, bacot, nyolot, tapi supel dan enak diajak ngobrol.

Gua sendiri merasa semua yang orang bilang tentang gua itu bener. Gua emang bacot (apalagi kalo lagi debat ama guru!), emang cerewet (seorang bilang gua kalo berisik udah kayak lima cewek digabung jadi satu), supel (oh yeah, gua emang supel!) dan enak diajak ngobrol.

Dari nama gua, gua emang cewek! Walaupun kadang gua sendiri kadang lupa kalo gua itu cewek ^.^a. Pertama kali gue lahir ke bumi, tanggal 27 Juli tahun 1998. Katanya nyokap sih, pas itu lagi ada demo atau apaaaa gitu. Pokoknya pas itu keadannya rusuh. So, sekarang gua anak yang rusuh. Heheh ^^V

Cita-cita gua, i want to be an author! Tau author? Penulis lho.. penulis! Kenapa? Karena sejak kecil gua suka bikin cerita. Entah itu cerpen atau novel panjang. Walaupun ampe sekarang, gua belum pernah nyelesein novel gua.

Penulis favorit gua? Paling Raditya Dika sama Andrea Hirata. Oh, bukan berarti dua rak buku di rumah gua isinya Cuma buku mereka doang! Masih banyak novel-novel lain dari penulis lain juga! Alasan gua suka mereka berdua sih, karena Raditya Dika novelnya bikin ngakak. Terus, kalo Andrea Hirata, selain ceritanya menyentuh, bahasanya juga...wew. Terus, novelnya Andrea Hirata itu idenya nggak pasaran. Ya, maksud gua ceritanya nggak ngikut pasaran! Ngerti nggak?

Usaha gua buat nulis sih, gua wujudkan di FanFiction.net. Sebuah situs yang berslogan ’Unleash Your Imaginantion’. Disitu, gua menjadi author ber-PenName Kazekuro Yuka-chan. Nggak selamanya itu, sih. bIsa aja berubah sesuai suasana hati sang author! Hyakakakaka!

FanFiction.net adalah sebuah situs dimana kita bisa menulis cerita dari banyak animanga menurut versi kita sendiri. Misal, kita menulis cerita di Fandom Eyshield 21ngan menggunakan karakter Hituma dan Mamori. Namun, di setiap cerita (FanFic/Fic) yang kita buat, kita harus menyantumkan nama pembuat (disclaimer) dari anime/manga tersebut.

Misal:

Eyeshield 21 (c) Riichiro Inagaki and Yuuske Murata

atau

Disclaimer: Masashi Kishimoto (kalo ini buat Naruto!)

Nah lho? kok malah nyerocos soal FanFiction? Udah lah! balik lagi!

Gua masih jadi anonymous di FictionPress. Sedang berjuang membuat account, karena dua ampe tiga kali nyoba nggak bisa-bisa. Hiks.

Hobi gue banyak. Bisa penuh lembar ini kalo gua tulisisn semua! Yang jelas, gua paling makan (ngemil) sambil baca buku di kasur dan telinga disumpel headset sambil dengerin musik! Anjir, itu nyaman banget bro!

Pelajaran kesukaan gua Matematika. Kenapa? Coba deh, lo pikir. Bukankah semua yang terjadi di dunia ini berhubungan dengan Matematika? Ya, nggak? Bahkan (maaf) BAB pun kita menggunakan Matematika. Ya nggak?

Walaupun nilai Matematika gua nggak terlalu bagus, gua selalu berusaha buat bikin nilai Matematika gua oke. Semangat! Tiap ulangan, gua selalu berusaha tidak menyontek. Walaupun gua pernah melakukannya (peace!). Sekarang, gua mencoba membuang jauh-jauh yang namanya menyontek itu.

Bagi gua, menyontek sama aja dengan mengumumkan ke seluruh penjuru dunia kalo kita itu nggak bisa, dan menyerah. Lagian, kalo nyontek, belum tentu orang yang kita contekin itu bisa. Lha iya kalo kita nyontek sama orang pinter. Kalo orang yang kita contekin itu ngawur juga? Nah lho..

Kalo gua nggak bisa, ya gua diem. Nggak usah tengok kanan-kiri. Kalo ketauan ama guru nyontek, terus kertas ulangan kita dirobek, dan dapet telor beber gede banget gimana? nah? nyesek dah tuh. Mending jawab ngawur, kan masih bisa dapet bebek. Enak tuh bebek buat makan. Hahaha. Tapi, ya, jangan ngawur terus!

Gua sekolah di salah satu SMP yang (alhamdulillah) cukup terkenal di Jakarta Selatan. Insyallah, kalo gua keterima, gua bisa jadi OSIS atau MPK. Semoga! Amin...

Kalo mau kontak gua, silahkan add:



Twitter? Nggak minat! Hehehe

So, c u next time, everyone!

Regards,
Nadhila Fajriani Putri

about me!

Foto saya
Insane. Inappropriate. (cool) Bookworm. Virtuoso. Clumsy. Daredevil | Good Sense of Humor. Friendly. Computer Whiz.